Sepak bola merupakan olahraga yang sudah saya ikuti sejak saya masih kecil dan sampai sekarang pun saya masih sangat menyukai olahraga tersebut. Walaupun olahraga sepakbola dikatakan sebagai olahraga yang keras karena sering terjadi benturan fisik yang dapat menyebabkan cidera. Hal itu tidak menyurutkan saya untuk terus bermain sepakbola dan futsall. Hal ini dikarenakan apabila dalam suatu pertandingan sepakbola ataupun futsall, setiap pemain harus memiliki rasa sportifitas yang tinggi, sehingga hal-hal seperti benturan fisik yang keras ataupun keributan dapat dihindari.
Sebelum pertandingan dimulai kami berkumpul terlebih dahulu di lapangan. Sambil menunggu teman yang belum datang biasanya saya latihan sendiri terlebih dahulu, seperti latihan dribble, juggling, menggiring, mengoper bola, dan lainnya. Di saat seperti ini lah momen yang tepat untuk mengasah skill individu supaya ketrampilan bermain bola kita meningkat. Setelah berkumpul di lapangan semua kami akan melakukan pemanasan sebelum bertanding.
Pemanasan sebelum bertanding merupakan hal yang vital atau sangat penting dalam permainan sepak bola maupun jenis olahraga yang lain. Apabila kita tidak melakukan pemanasan sebelum bertanding resiko cedera lebih besar dibandingkan tidak melakukan pemanasan sama sekali. Tidak peduli apakah tubuh kita sudah kuat atau sehat, pemanasan tetap harus dilakukan. Pemanasan yang sering saya lakukan tidak terlalu banyak, pemanasan yang dilakukan biasanya pada anggota tubuh yang rentan cedera saat bermain sepak bola, seperti kaki dan tangan.
Sepakbola bukan hanya sekedar permainan atau olahraga yang membuang keringat saja, tetapi dari olahraga dan futsall ini juga memiliki visi dan misi yang jelas untuk menang. Dari hal itu, kita bisa belajar bagaimana menjalankan misi yang direncanakan seperti formasi yang digunakan, strategi yang diterapkan, dll dalam mencapai visi yang telah ditetapkan yaitu “kemenangan”. Selain itu, dalam olahraga sepakbola dan futsall juga diajarkan bagaimana mengatur emosi di saat situasi yang tidak